Pemerintah Kalurahan Girikerto Sabtu pagi (25/11/2023) bertempat di Bale Kalurahan Girikerto, kembali menerima study tiru, kali ini dari Pemerintah Desa se-Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Rombongan yang datang pukul 11.00 WIB ini terdiri dari Perangkat Desa, TP-PKK, dan Ketua BPD yang berjumlah kurang lebih 160 orang.
Peserta yang hadir disambut langsung oleh Lurah Girikerto, Carik, Pangripto dan Ketua BUMKAL, kemudian para perangkat desa ini di suguhkan welcome drink dan snack khas Girikerto dari Srikandi Sembodo Catering yang merupakan salah satu unit usaha dari BUMKAL Girikerto.
Acara kemudian dibuka dengan sambutan dari Camat Lasem, dalam sambutannya camat lasem menyampaikan rasa terimakasih atas sambutan dari Pemkal Girikerto, beliau juga menyampaiikan bahwasanya di Lasem ada 20 Desa tetapi yang ikut ke Girikerto hanya ada 18 Desa saja.
“Harapan kami, nanti pulang dari Girikerto bisa menambah ilmu pak, apalagi di Girikerto terkenal dengan Kambing Peranakan Ettawa dan Susunya”, imbuhnya.
Setelah sambutan camat Lasem kemudian acara dilanjutkan dengan ucapan selamat datang dari Lurah Girikerto, H. Sudibya yang di lanjutkan pemaparan materi dari beliau.
Dalam materinya, Lurah Girikerto menjelaskan secara singkat profil Girikerto, hingga kegiatan apa saja yang dilakukan Pemkal dalam mengelola Pemerintahan dan Pemberdayaan di Masyarakat. Mulai dari pemetaan potensi dan masalah hingga pembuatan masterplan.
“Pemkal Girikerto dalam membuat masterplan dulu mengadakan FGD lintas OPD yang kemudian dalam penyusunannya dibantu oleh Dinas Koperasi dan UKM DIY dan akademisi”, terangnya.
Materi yang disampaikan kemudian dilengkapi dengan tanya-jawab dengan peserta yang hadir, kurang lebih ada 6 orang yang menanyakan seputar Girikerto dan diadakan penyerahan kenang-kenangan.
Tak cukup sampai disitu, setelah makan siang para peserta diajak mengunjungi tempat pengolahan sampah yang ada di Dusun Nglempong dan belajar tentang peternakan kambing yang berada di Desa Wisata Edukasi Nganggring.
Salah satu peserta yang tidak ingin disebutkan namanya saat ditanya bagaimana tanggapannya saat meminum susu kambing di Desa Wisata Nganggring mengungkapkan kebahagiaanya.
“Alhamdulillah Susu kambingnya fresh mas, tidak ada bau prengus sama sekali”, tuturnya.
Kegiatanpun berakhir dengan menikmati suasana alam pedesaan di Desa Wisata Edukasi Nganggring hingga pukul 17.00 WIB.

