Lurah Girikerto, H. Sudibya, S. Pd. pada hari kamis (9/20/2025) lalu menghadiri acara bimbingan teknis akselerasi ekspor hilirasi produk olahan susu di Bumi Naraya Farm.

Bimbingan teknis ini dihadiri langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau lebih dikenal Titiek Soeharto beserta Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat Manaor Panggabean.
Selain Bimbingan Teknis, dalam kunjungan kerja ini juga dilakukan seremonial pelepasan ekspor salak pondoh dengan tujuan ke Tiongkok, dengan total berat mencapai 5,4 Ton dengan nilai Rp 180 juta.
Titiek mengatakan, prasarana produksi, akses permodalan, dan infrastruktur jadi elemem penting agar ekspor bisa berjalan efisien dan memiliki nilai tambah yang tinggi.

Untuk itu, diperlukan kolaborasi dengan badan karantina dalam hal akselerasi ekspor dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami dorong kegiatan diperluas dan berkelanjutan. Petani dan peternak tidak hanya memproduksi, tapi berdagang secara global,” terangnya saat memberi sambutan.
Sementara itu, Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat Manaor Panggabean menyebut, telah melakukan edukasi pada pelaku usaha untuk bisa memenuhi persyaratan negara tujuan ekspor.

Dalam hal ini mendukung asta cita presiden untuk melanjutkan hilirisasi guna pemerataan ekonomi pedesaan.
“Pada tahun ini kami sudah membuat 131 sertifikasi pelepasan ekspor dengan nilai Rp 25,3 miliar,” katanya.
Semoga setelah dilakukan kunjungan kerja ini, menjadi titik balik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akselerasi ekspor produk olahan susu dan salak di Kabupaten Sleman khusunya Kalurahan Girikerto.

Dalam kegiatan ini, Turut Hadir Bupati Sleman, Harda Kiswaya dan muspika Kapanewon Turi, yang terdiri dari Panewu, Danramil serta Kapolsek Turi.


